Langsung ke konten utama

Tak Kan Lari Jodoh Dikejar

Tak Kan Lari Jodoh Dikejar

Dear Laki-laki "Bujanghidin" yang diRahmati Allah
Di seluruh penjuru bumi

Jangan pernah sembarangan membooking anak gadis orang, apalagi jika kau masih punya masa lalu yang belum kelar...

Aku tahu kau merasa bingung dan cemas antara keinginanmu untuk menghalalkan seseorang yang kau suka tapi kondisimu belum memungkinkan lalu dengan penuh kesadaran dan kemantapan kau berujar,
"Ukhty, aku akan melamarmu bulan Desember,"
"Ukhty, aku akan menikahimu tahun depan."
Kau tahu, hal ini akan membuat wanita menggantung, akarnya tidak menghujam ke tanah dan dahannya tidak menjulang ke langit.
Kau telah mengusik hatinya yang tenang, kau telah membangun pondasi harapan di sudut hatinya  dan dia akan membangun benteng untuk melindungi hatinya walau dia sama sekali belum mencintaimu.
Lalu bagaimana jika di tengah harapannya kau mengkhianati ucapanmu?
Kau berpaling kembali pada cinta masa lalumu?
Semoga selalu menjadi pelajaran bagi kalian, para bujanghidin agar tidak sembarangan membooking anak gadis orang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelangi di balik Kerudung merah jambu eps 4

Sesuai janji Arian, tepat jam 9 pagi Zahra sudah berada di depan perpustakaan, tapi ia belum melihat sosok Arian. ia berjalan ke dalam perpuastakaan melewati beberapa rak buku, berharap Arian sudah menunggunya di pojok ruang perpustakaan tempat favorit mereka. Tapi seketika hati Zahra mencelos, ruangan tempat mereka kosong, ia tidak menemukan Arian disana. Ia memutuskan untuk duduk di teras perpustakaan sambil menunggu Arian. Ponsel Zahra bergetar, ada pesan masuk. Maaf aku telat, tapi aku sudah mengutus teman-teman untuk menemani kamu. From: Arian Sebelum Zahra membalas pesan Arian, teman-teman Arian sudah berada di depan perpustakaan. “Sabar ya Zahra, Arian masih ada kepentingan.” “Kepentingan apa kak?” “Dea menahan Arian untuk tidak pergi sama kita.” Kata Elis “Kok gitu, kenapa ga sekalian ikut aja?” “Kita juga bingung, Dea maunya apa.” Sahut Elis dengan nada kesal “Ya udah aku samperin aja ya.” “Ga usah Zahra.” “Kak Dea sama kak Arian pacaran ya kak?” “Enggak.” Tukas At...

Pelangi Di Balik Kerudung merah Jambu eps 2

Di sudut ruangan perpustakaan tampak Zahra dan Arian asyik bercanda dan tertawa, di sudut ruangan lainnya ada mata yang memandang mereka dengan tatapan marah, kecewa dan sedih, tetapi Zahra dan Arian tidak menyadarinya, mereka makin asyik bercanda sambil sesekali Zahra menjitak kepala Arian dengan pulpen. Arian membalas jitakan Zahra dengan mencoret hidung Zahra pakai spidol permanen. “Kak Arian curang.” Ujar Zahra sambil membersihkan hidungnya dengan tisu basah. “Biarin.” Kata Arian sambil memelet lidahnya. “Ya sudah ga aku beresin nih belajarnya bahasa Inggrisnya.” “Paling bisa deh ngancemnya, iya deh ga curang lagi.” “Awas kalo curang lagi.” “Bedaknya luntur tuh, habis kebawa tisu.” “Ga masalah, tetep cantik kok.” Mereka kembali asyik dengan buku dan pulpennya. Sepuluh menit berlalu, mereka fokus dengan belajarnya “Arian, malah mojok disini ternyata, kita-kita nyariin.” Seru segerombolan cewek-cewek anggun. Arian dan Zahra kompak menoleh kearah suara cewek-cewek yang suda...