Langsung ke konten utama

Postingan

Catatan Kecil dari Murobi

Di mana Kekuatan Kita Paling Besar? Di mana kekuatan kita paling besar?? Kekuatan itu ketika kita bersandar kepada Allah ketika kita sudah pasrah ketika kita sudah berusaha keras ketika letih sudah terasa letih ketika hati ini sudah teriris iris ketika semua jalan serasa sudah kita tempuh dan kemudian kita tinggal berharap pertolongan Allah itu datang

Kasih

❤️ Kasih Hadirmu dalam hidupku Bagai mentari dikala dhuha Menyinari dengan kehangatan kasih Mendekap dalam pelukan semangat kasih Kau kuatkan aku di kala rapuh Kau bangkitkan aku saat ku terjatuh Kau tegarkan aku Saat ku terpuruk di masa lalu Kau teguhkan hatiku Saat pendirianku goyah kasihku Meski kau jauh dalam pandangan Namun kau selalu merapat di hatiku Kau tetap mentari pagiku Meski tak selamanya kau di sisiku Walau tak setiap waktu kau menyinariku Tapi aku tak pernah kecewa Karena bukan berarti kau tiada Kau hanya pergi untuk melihat senja Esok kau akan kembali Dalam kehangatan jiwamu

Titik Nadir

Titik   Takdir ​ Dalam   sujudku Ku  sebut   namamu Dalam   lentik   jemariku T anganku   menadah Aku   meminta   hatimu   padaNya Aku   tahu   saat   itu   kau   mencintai   dia Kau   mengharapkan   dia Dan  kau   menginginkan   dia Kau   ingin   memperjuangkan   dia Tanpa   tahu   aku   memperjuangkanmu Dengan  air  mata   dan   hati  yang  berdarah Karena   itu   aku   tak   pernah   meminta   hatimu   pada   ragamu Aku   mencintaimu   dengan   lirih Dalam   butiran   anak   tasbih Dalam   butiran  air  mata Dalam   rinai   hujan   juga   sepoi   angin Kau   tahu ,  dilangit   ada   pertarungan   dahsyat Antara   do’aku   dan   takdir...

Wajah di Bingkai Kaca

  Wajah di Bingkai Kaca Deadline tinggal menghitung hari. Tetapi tidak ada sepotong katapun yang menghiasi halaman wordku. Kosong, sekosong otakku tanpa ide. Kuraih ponsel kesayangan. Mengetikan beberapa kata pada kotak pesan, namun aku urung mengirimkannya setelah menyadari satu hal. Pandanganku beralih pada foto laki-laki muda yang menempel bersampingan dengan foto-fotoku. Tangan kiriku menggapainya, menyentuh lembut wajah tampan di balik bingkai kaca. Air mata yang tidak ku harapkan kehadirannya malah membanjiri pipi tirusku dan bermuara di dagu. Pedih dan perih sekali hatiku. Menangis hingga tertidur menjadi pilihanku saat ini. *** Aku menghela nafas panjang lalu bergegas ke kamar mandi. Mencuci wajah dan membasuh anggota wudhu, kemudian melaksanakan sholat dhuhur. Ada ketenangan yang hinggap di dada. Aku kembali menatap monitor notebookku, mencoba menuliskan beberapa kata pembuka untuk sebuah cerita pendek. Aku berhasil membuat satu paragraph. Namun setelah ku  bac...

Menulis untuk Keabadian

Sepintar dan secerdas apapun seseorang, jika tidak menulis dia akan tenggelam 🙄🙄 Menulis adalah salah satu kegiatan yang mudah untuk dilakukan, di manapun dan kapanpun kita bisa menulis, kata guruku supaya tidak lupa maka tulislah, artinya  menulis merupakan aktifitas merawat ingatan, melawan lupa juga bisa dijadikan sebagai sejarah, bahan dan ide tulisan bisa kita dapatkan dari mana dan dari siapa saja, tetapi kadang kita malas melakukannya, malas berlatih untuk menulis dengan alasan tak ada ide, idenya mentok, tak sempat menulis dan lain sebagainya, dengan mengikuti komunitas one day one post ini saya berharap bisa mendapat motivasi dan dorongan untuk terus berlatih menulis, menuangkan ide-ide dalam tulisan, hingga menjadi bahan bacaan yang menginspirasi pembaca. One day one post salah satu komunitas positif  yang terus bergerak menumbuh kembangkan dunia dan budaya literasi dengan mendirikan komunitas one day one post sebagai wujud perhatian pada calon penulis yang ...

Assalamu'alaikum

Apa kabar, yang masih Allah tutup dengan tabirnya, apa kabar imannya dan imanku hari ini? Apakah masih sama dangkalnya seperti hari kemarin? Mungkin saja begitu.  Bukan tak ingin membuka hati, tapi Allah maha membolak balikan hati hambaNya. Ia pasti tahu dimana hati itu akan berhenti.  Tak perlu mencari-cari sebab dia sudah ada di lauhul mahfudz.  Tak perlu menerka-nerka sebab dia sudah nyata, hanya saja masih rahasiaNya.  Allah menundanya, sebab Allah ingin kau mendapatkan yang jauh lebih baik dari apa yang kau pinta, karena itu Ia perbaiki dulu dirimu dan perbaiki dulu dirinya, agar ketika sudah sama-sama menjadi baik, Ia menyatukan Insyaa Allah.  Mungkin seperti itulah sederhananya. Tersusun, terkonsep, dan terealisasi tahap demi tahap dengan penuh kejutan 💫💫👑🎁💍💌

Semoga Tuhan Mengabulkan

Diam-diam aku menyimpan rasa Pada lelaki berjanggut tipis dengan senyum yang menawan hatiku Diam-diam aku menyimpan rasa  Padanya yang bertutur kata selembut salju Diam-diam aku menyimpan rasa Pada pemuda yang mengisi shaf paling depan di subuh yang dingin Diam-diam aku menyimpan rasa Padanya yang kerap bertandang ke rumah orangtuaku Diam-diam aku menyimpan rasa Meski tak pernah kuutarakan lewat pancaran mata Diam-diam aku menyimpan rasa, Lewat Tuhan aku menyampaikannya, Semoga Tuhan mengabulkan semua do'a untuk bersama