Sudah dapat berapa gaya fotonya?” tanya Arian saat Atory menyampaikan laporan. Atory membuka amplop berwarna cokelat dan mengeluarkan beberapa lembar foto ukuran 5 R. “Keren deh kerjaan lu.” Sejenak Arian memandangi foto seorang cewek berseragam putih abu-abu yang sedang memegang selembar teks puisi. ****** Satu tahun kemudian Aku tunggu di ruang osis jam istirahat pertama. Zahra tersenyum sendiri membaca surat yang ia dapatkan di bawah buku fisikanya. Ia tersenyum bukan karena isi suratnya yang puitis maupun romantis, namun karena pengirimnya adalah Arian. “Kak Arian mengajak aku ke suatu tempat lho.” Seru Zahra dengan mata berbinar. “Wah seru tuh, kemana?” tanya Fatimah. “Aku juga belum tau, besok kita sekolah sudah mulai bebas ya.” “Iya kayaknya.” Bel tanda istirahat telah berdering, Zahra segera mengemas buku dan pulpennya sebelum guru fisika menutup pelajarannya. “Zahra Silahkan di isi soal nomor 4 di papan tulis lalu jelaskan pada teman-temanmu!” Seru guru fisika ...